Tampilkan postingan dengan label tips n trick. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips n trick. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Februari 2015

CARA MENGHILANGKAN IKLAN DI ANDROID

Jika kamu seorang pengguna Android, tentu pernah merasa jengkel dengan berbagai iklan yang kerap muncul di beberapa aplikasi yang kamu install. Mungkin kamu juga pernah tau kalau ada aplikasi yang bisa memblokir iklan seperti AdFree dan AdBlock. Namun sayangnya, kedua aplikasi itu sudah jarang update dan semakin lama tidak bisa digunakan. Nah, sekarang saya punya aplikasi blokir iklan untuk Android kamu.

Aplikasi yang bernama AdAway ini merupakan update paling baru, sehingga sangat kecil kemungkinan kamu gagal menghilangkan iklan. Tentunya untuk menggunakan aplikasi ini, Android
kamu harus terlebih dulu sudah di Root.


1. Pertama, Download dan Instal AdAway di Android kamu.

2. Buka dan Jalankan, Biasanya untuk pertama kali akan diminta akses Root di Android kamu, klik Grant.



3. Setelah itu, klik tombol “Download files and apply ad blocking”. Kemudian tunggu… Jika tulisan “Disabled” sudah berubah menjadi “Applying successful” berarti kamu sudah berhasil memblokir semua iklan yang ada.



4. Restart Android kamu untuk hasil yang lebih maksimal.


Gimana, mudah bukan? Menghilangkan iklan membandel di Android tidaklah rumit, asal Android kamu sudah di Root, segala hal bisa jadi mungkin. Tapi jika kebutuhan kamu hanya untuk menghilangkan Iklan, Saya tidak menyarankan untuk melakukan Rooting.

Semoga Bermanfaat ya :)

Cara Baru Menghilangkan Iklan di Android

Rabu, 06 Februari 2013

Mengurangi Kecerahan Layar di Bawah Batas Kecerahan Sistem dan Mematikan Lampu Tombol (hanya untuk max yang sudah di-root)


Masih merasa kecerahan layar kurang gelap? Ingin mematikan lampu tombol sentuh? RootDim solusinya.

Download saja RootDim dari Play Store, gratis kok. :)

Namun aplikasi ini hanya untuk max yang sudah di-root karena pengaturan kecerahan di bawah sistem membutuhkan hak akses ke sistem.
Juga tidak ada pilihan untuk aktif saat boot sehingga bila max reboot harus kita buka dulu aplikasi ini dan mengaktifkan profilnya. :D

Mohon baca yang teliti. :)

Pada RootDim terdapat 5 profil berbeda jadi bisa disesuaikan dengan situasi misalnya malam hari, siang hari, normal, luar ruangan, dan sebagainya.

Berikut skrinsut nya:








Menyimpan dan mengaktifkan profil:
- Untuk menyimpan profil, tahan tap pada salah 1 dari 5 kotak paling bawah.
- Untuk mengaktifkan profil, cukup tap saja kotak profil yang ingin diaktifkan.

Membuat profil standar:
- Sebelum mengatur, tahan tap pada profil 1 lalu namai normal untuk lebih mudah mengembalikan ke posisi standar.
- Jangan tap (centang) lock dulu sebelum mengatur adj. minimum brightness di bawah.

Mengatur kecerahan:
- Tekan tombol volume atas atau bawah atau tap + atau - sampai mendapatkan kecerahan yang nyaman.
- Kalau sudah nyaman, tap (centang) lock.
- Bila sudah di-lock, pengaturan kecerahan melalui seting atau aplikasi tidak akan berdampak apa-apa.
- Simpan profil.

Mencegah layar tidak dapat dilihat:
- Ingat nilai terendah yang nyaman dilihat, lalu tekan menu, tap adj. minimum brightness, isikan nilai terendah tadi untuk mencegah layar tidak dapat dilihat.
(nanti upload lagi skrinsutnya :D)

Mematikan lampu tombol sentuh:
- Tap other lights, akan ada pilihan cahaya yang dapat diatur selain layar semisal lampu tombol.
- Karena max hanya punya lampu tombol maka hanya ada button-backlight.
- Tap button-backlight, ada pilihan apakah akan menyala/mati normal, atau selalu menyala atau aktif.
- Simpan profil.

Selasa, 29 Januari 2013

APA ITU ODEX DAN DEODEX ?


Sebagai pengguna baru Android (newbie), apa yang paling mengganggu saya berasal dari 
semua istilah terminologi yang diluar pemahaman saya. Dikarenakan saya bukan berasal dari Lingkungan Linux, semuanya menjadi sulit bagi saya untuk memahami istilah-istilah yang sering digunakan dan tersebar di seluruh komunitas developer.

Demikian pula, karena saya tidak memahami "syarat dan ketentuannya", akibatnya sayapun tidak dapat menentukan apakah "sesuatu" ini berguna bagi saya atau tidak. Dari apa yang saya ketahui, masalah ini meluas ke banyak pengguna baru dan pengguna umum bahkan rata-rata pengguna Android.

Salah satu istilah yang biasanya muncul, ketika bermain dengan ROM kustom dan firmware, bahkan pada thema adalah deodexed dan odexed. Sebagian besar pengguna tidak memahami atau gagal untuk memahami apa sebenarnya arti istilah-istilah ini, dan sementara itu pengembang akan selalu menerbitkan lagi dan lagi tentang thema dan ROM yang deodexed, dan rata-rata para pengguna dibiarkan untuk tidak mengerti dan memahami tentang apa yang sebenarnya sedang terjadi.

Pada artikel ini, kita akan mencoba untuk menjelaskan apa arti odexed dan deodexed, dan apakah bisa diimplikasikan oleh pengguna biasa.

APAKAH SEBUAH FILE ODEX ITU?
Dalam sistem file Android, aplikasi berbentuk paket dengan ekstensi .APK. Paket aplikasi ini atau file-file APK, mengandung beberapa file .odex yang seharusnya berfungsi untuk menghemat ruang. File .odex ini sebenarnya adalah koleksi bagian dari aplikasi yang dioptimalisasikan sebelum proses boot. Melakukan 'odex' akan mempercepat proses boot, karena odex adalah bagian preloads dari aplikasi.
Di sisi lain, odex juga mempersulit "mereka" yang akan melakukan "hacking" terhadap aplikasi karena sebagian coding telah diekstrak ke lokasi lain sebelum eksekusi.

LALU ISTILAH "DEODEX" MUNCUL
Proses "Deodexing" pada dasarnya adalah pengemasan ulang file-file .APK dengan cara tertentu, sehingga mereka dipasangkan / digabungkan kembali ke dalam file classes.dex. 
Dengan melakukan itu (deodexing), semua potongan paket aplikasi disatukan kembali dalam satu tempat, sehingga menghilangkan kekhawatiran "jika APK dimodifikasi akan bertentangan dengan beberapa bagian odexed terpisah".
Singkatnya, ROM Deodexed (atau file-file APK deodexed) memiliki semua bagian aplikasi, karena mereka disatukan kembali dalam satu tempat, sehingga memungkinkan untuk melakukan modifikasi yang mudah seperti pembuatan thema. Karena tidak ada potongan-potongan kode yang datang dari lokasi eksternal, ROM kustom atau APKs selalu deodexed untuk memastikan integritas system.

BAGAIMANA CARA KERJANYA?
Sebagai pendahuluan, OS Android menggunakan mesin berbasis Java virtual untuk menjalankan aplikasi, yang disebut Dalvik Virtual Machine. Sebuah file deodexed atau .dex, berisi cache yang digunakan oleh mesin virtual ini (dikenal sebagai Dalvik-cache) untuk sebuah program, dan disimpan di dalam APK.
Sebuah file .odex, di sisi lain adalah versi yang dioptimalkan sama seperti file .dex yang disimpan di sebelah dalam .APK sebagai kebalikannya. Android memberlakukan teknik ini secara default untuk semua aplikasi sistemnya.
Sekarang, ketika sistem berbasis Android booting, cache dalvik untuk Dalvik VM dibentuk menggunakan file-file .odex yang memungkinkan OS untuk mempelajari terlebih dahulu apa saja aplikasi yang akan dimuat, dan dengan demikian akan mempercepat proses booting.
Dengan proses "deodexing" file-file APK ini, pengembang benar-benar menempatkan file .odex kembali ke dalam paket masing-masing APK. Karena kode semua sekarang terkandung dalam APK itu sendiri, maka ada kemungkinan untuk memodifikasi paket aplikasi tanpa bertentangan dengan lingkungan eksekusi sistem operasi.

KEUNGGULAN & KEKURANGAN
Keuntungan dari deodexing adalah kemungkinan untuk memodifikasi. Hal ini paling banyak digunakan dalam ROM kustom dan thema. Seorang pengembang yang membangun ROM kustom akan hampir selalu memilih untuk mendeodex paket ROM terlebih dahulu, karena proses deodexing tidak hanya akan memungkinkan dia untuk melakukan modifikasi berbagai file APK, tetapi juga menyisakan ruang untuk memasangkan sebuah thema.
Di sisi lain, karena file .odex yang seharusnya mempercepat pembentukan Dalvik cache dihilangkan, maka proses inisialisasi boot akan memakan waktu lebih lama. Namun, hal ini berlaku hanya untuk boot pertama kalinya setelah deodexing, karena cache masih akan terus terbentuk dari waktu ke waktu pada saat aplikasi sedang digunakan. Proses boot yang lama hanya akan dijumpai lagi, bila Dalvik cache dihapus karena alasan tertentu.

Untuk pengguna biasa, implikasi utama adalah dalam kemungkinan perubahan thema. Thema untuk android, biasanya dalam bentuk file-file .APK juga, dan bila anda ingin mengubah semua itu, anda harus selalu memilih ROM kustom yang telah deodexed.

CARA DOWNLOAD VIA ANDROID TERMINAL

Hehehehe sory yaa min numpang
nyampah niih...mudah-mudahan
berguna..kalo ga berguna...mo dihapus
ane ikhlas kok.... :)
oke langsung saja...
1. Pertama-tama instal dulu aplikasi
Android Terminal pada device kamu
2. Copy link download dari tombol hijau
mediafire dengan cara tekan dan tahan
tombol hijau lalu copy link
3. Buka aplikasi Android Terminal lalu
ketikkan command berikut lalu tekan
enter
cd sdcard
4. Setelah itu ketik command berikut
wget "link download"
5. Paste link download setelah command
wget lalu tekan enter apabila proses
download telah selesai maka file hasil
download tersebut dapat kamu temukan
pada sdcard, kamu juga bisa
menentukan kemana file download
tersebut disimpan contoh file download
akan disimpan ke folder download yang
berada di sdcard maka commandnya
adalah "cd sdcard/download"